You are currently browsing the monthly archive for September 2007.

Pernah denger kata “Pasangkayu”?  Pasangkayu itu nama sebuah ibukota kabupaten yang baru di Provinsi Sulawesi Barat.. bener2 masih baru. Berada di utara Mamuju, di barat daya kota Palu di pantai barat Sulawesi. Kota yang berpenduduk tidak terlalu banyak, fasilitas umum juga masih dalam tahap pembangunan, mulai dari rumahsakit, gedung perkantoran, sampe jalan raya. Semua dalam keadaan “under construction”.

Sebelum menjadi ibukota kabupaten Mamuju Utara, Pasangkayu merupakan ibukota kecamatan Pasangkayu yg masuk dalam kabupaten Mamuju Provinsi Sulsel. Dari Pasangkayu ibukota kabupaten Mamuju yang ada di Mamuju kira2 bisa ditempuh dalam 6-7jam perjalanan darat, dan Makassar (ibukota provinsi) hingga 14jam  yang cukup melelahkan karena jalan yang masih berantakan dan jembatan yang tidak memadai.

Di Pasangkayu itulah aku berada 3bulan terakhir.  Tempat yang cukup sepi, tidak penat seperti di kota besar. Jangankan internet, telepon kabel saja nggak ada, listrik cuma nyala dari jam 6malam-4pagi dan 8pagi-2siang. Tapi klo cuma sinyal telkomsel masih bisa kita nikmati. Rumah sakit disana masih baru saja dibangun, fasilitasnya masih setara dengan puskesmas di kecamatan di selatan Jogja tempat nenekku. Jalan utama adalah jalan lintas barat Sulawesi. Jalan utama ini dalam sangat tidak nyaman, dipastikan pegel2 dan rambut gimbal klo melintasi jalan ini. Jembatan yang ada hanya beberapa yang layak dilewati, selebihnya masih berupa jembatan balley (bener nggak nulisnya) dengan kayu2 yang sering patah yang sering membuat mobil2 terperosok dan para pengguna musti ngantri hingga 1-2jam untuk lewat. BBM tidak sulit dicari, cuma nggak ada SPBU yang beroperasi, ada satu yang masih dalam proses pembangunan.  Jalan yang menghubungkan desa2 dengan Pasangkayu kadang tidak bisa dilewati mobil, kerena harus nyemplung ke kali dan jembatan yang rusak.

Yah begitulah sisi lain dari Indonesia kita ini..