You are currently browsing the monthly archive for Juni 2008.
Pulau Ayer, banyak yang salah sebut “Anyer”. Pulau Ayer (“aer”) adalah salah satu dari banyak pulau di Kepulauan Seribu. Pulau ini relatif dekat dari Jakarta. dapat ditempuh dalam beberapa menit (30menit) dengan menggunakan perahu cepat. Tidak sejauh P.Pramuka ato Pulau Bidadari.
Pertengahan Mei kemaren diriku mendapat kesempatan untuk mengunjungi P.Ayer ini. Berangkat dari Bandung pukul 5 pagi menggunakan 2 bis. Cukup banyak memang karena hampir seluruh anggota lab dan keluarga di ikut sertakan dalam acara ini, terimakasih buat Pak Mino.
Bis melaju menuju Pantai Ancol untuk kemudian menyebrang ke P.Ayer (bukan bisnya, tapi penumpangnya saja). Kami juga di bagi 2 kelompok, dengan kapal berbeda, bukan karena dibedakan antara para tetua dengan pemuda berbadan gelap, cuma memang kapasitas kapal hanya 40orang.
Setelah 30 menit di ombang-ambing (halah) sampai juga. Kesan pertama, “waah cepat sekali? lho.. kok pantainya kotor?”. Ya itu yang pertama terbesit di pikiranku. Walaupun pantainya kotor jika siang hari, namun kala pagi hari tidak terlalu kotor, nggak tau kmana itu sampah2 ya?? satu lagi, jika kita ke kepulauan seribu biasanya identik dengan wisata bawah laut, eh disini kok nggak ada tempat snorkling-nya ya???
tapi yah lumayan terobati karena rame2, dan banyak permainan yang bisa dilakukan disana, mulai dari Volley, volley air (di kolam renang), sampe mainan anak2 TK. Selain itu permainan jetski juga patut di coba, meski harganya nggak sesuai dengan dompet mahasiswa. 175ribu selama 15 menit. untung ada OmBos yang mbayarin, jadi sempat lah kita coba sebentar.
makan malam dilakukan di bawah pohon2 yang cukup rindang. oh ya pulau ini cukup rindang karena banyak pohon besar yang ditanam disana. pada acara makan malam ini dibagikan doorprize yang cukup menggiurkan, dari sepeda, hp, kamera digital, hinggal leptop. hooo… sayang namaku nggak muncul. ya bukan rejeki.
sehabis makan malam (makan malamnya habis, ndak ada yg bisa dimakan lagi). teman-teman mencari kesibukan dengan acara masing-masing, mulai dari karaoke, tiudr sampe memancing. diriku mencoba untuk ikut memancing.
dengan alat pancing seadanya, hanya benang pancing dan kail, tanpa gagang pancing, kucoba nyemplungin umpang di pinggir dermaga. eh cukup mengagetkan, akulah diantara para pemancing yang pertama mendapat ikan, walopun ikannya kecil sekali, mungkin anak ikan.
waktu 1hari satu malam, terasa cepat sekali, hingga tiba2 sudah saatnya kami beranjak pulang untuk menemui segala macam pekerjaan di depan monitor komputer. yah cukup untuk refreshing lah. terimakasih Pak Mino.
Batukaras, sebuah pantai yang cukup tenang, berada di pantai selatan Pulau Jawa, beberapa kilometer dari Pangandaran ke arah barat. Dapat ditempuh dengan perjalanan darat dari Bandung dalam 6jam, kalau supirnya ngebut dan malam hari saat keadaan lalulintas tidak terlalu padat (sepi sih sebenrnya)
Awal bulan Mei lalu diriku dan teman2ku menyempatkan diri berwisata dadakan. Tanpa rencana sebelumnya, jam 6 sore terkumpulah teman2 di warung belakang kampus tercinta. Ngobrol-ngobrol, tercetuslah ide untuk ke Pantai Batukaras. Yang dilakukan pertama adalah mengumpulkan massa, untuk bagi-bagi uang bensin, kalau cuma berdua kan repot juga. Selanjutnya, cari kendaraan yang bisa dipake, ini agak terbalik sebenernya, tapi itulah yang terjadi. Setelah kiri kanan atas bawah ngalor ngidul, akhirnya ada juga hardtop kuning yang bisa dibawa (thanks plus sorry Pak Agus
).
Lalu berangkatlah kami pada pagi itu 4.30 WIB 1Mei 2008, 6jam menuju Batukaras. setelah mampir di beberapa perhentian untuk sekedar sarapan pagi atau mengisi bensin. Dengan gaya sok serem, masuk portal Batukaras pun bayar seadanya, yang setelah di bandingkan dengan dengan teman yang kemudian ketemu di batukaras memang lebih murah.
Di Pantai Batukaras, banyak pilihan hotel yang bisa kita huni untuk sekedar menginap, mulai javacove (yang paling mahal) hingga hotel lainnya, setidaknya ada 4hotel yang cukup bagus dan cukup sesuai dengan kantong mahasiswa.
Cara menikmati indahnya pantai cukup beragam, mulai surfing, bodyboarding, tidur di pinggir pantai, ato sekedar nyemplung air. Tidak bisa surfing, tenang ada tutornya kok, juga persewaan papan surfing. oh ya, banana boad jg tersedia disana.
Makanan juga mudah di dapat, tidak terlalu mahal, cukup murah untuk hitungan tempat wisata. Seafood-nya enak dan terjangkau. Minumanyang digemari teman-teman adalah jus pisang, awalnya agak asing juga, tapi cukup kecanduan…



