morning syndrome, sindrom pagihari

Beberapa minggu aku kejar-kejaran terus dengan deadline yang semakin ga sekolah… tiba-tiba maju lah… tiba-tiba pindah tempat lah..  Gara-gara itu (deadline dan kerjaan yang menggunung) aku pun sering tidur dinihari.. bahkan untuk beberapa hari sebelum deadline terkadang harus tidur di sleepingbag di kampus..  bukan ga sempat pulang, males aja pulang jam3 pagi danmusti berangkat lagi jam7 ato 8pagi.

biasanya kalo pulang dinihari, jam1 ato jam2 dini har, tidurnya jadi lama, ga bisa bangun jam6. apalagi jam 5.. itu kalou di rumah. mangkanya jadi jarang pulang pagi.. mending sekalian ga pulang..  yang jadi masalah sekarang, kalopun aku tidur (berangkat tidur) ja, 11 malem, tetep aja terlelapnya jam 2 dinihari dan bangunnya jam 9 pagi…

alarm jam5.30 dari HP kedengeran juga syukur, klopun kedengeran juga cuma dicari terus dimatiin dan bercita2 bangun 15menit lagi, masi dingin euy.. tapi, cita2 itu tidak pernah tercapai.. yang ada bangun 1,5jam setelahnya.. itu juga sudah lumayan.. pernah berniat bangun 15menit dari bunyi alarm, dan kenyataannya bangun 4jam setelahnya.. he..he…he..

semoga setelah project satu ini selesai, project selanjutnya ga se-nggaksekolah ini.. jadi bisa dikerjakan dalam jam kerja dan tidak menjadikan aku deadliners sejati.. semoga.. kadang aku lebih memilih field-projects. di fieldprojects semua teratur, bangun pagi, sarapan, berangkat ke lapangan, makansiang, jam4 ato 5 sore istirahat, pulang ato bikin camp, makan malem, jam9 malem tidur… bla..bla.. pokoknya lebih teratur..

-astyka-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s