Bromo

p1070552Nah klo yang ini oleh2 dari Bromo. Awal April kemaren di long wiken, ada yang ngomporin ke Bromo. Setelah mengumpulkan pasukan, eh ternyata yg berminat banyak, jadi nggak cukup nih becak klo banyak2.. he..he.. maap buat yg ga sempet keangkut. Mungkin laen kali lah ya.  Sebelum berangkat sempet ragu juga, bisa naek nggak nih becak ke lautan pasir yang kami pengen. Dari info-info yang ada OK aja. Tapi untuk ke Pananjakan nggakboleh bawa kendaraan sendiri kata petugasnya (ini yang bikin sakit hati sebenrnya.. ARGH!!!!!).

Perjalanan cukup panjang, bandung, jogja, malang. Beneran panjang tuh..  Untung sempet mampir di Jogja untuk terlelap.  Jogja Malang, hmm.. gelap, malam sampe pagi buta. Sesampainya di Malang, bingung mau nginep dimana.. he..he.. mau terus ke tumpang, capek, nggak safe. Setelah muter-muter, ketemu juga hotel bahagia yang membahagiakan.. he..he.. murah meriah. “Maaf Mas nggak menerima tamu dengan teman wanita” kira-kira begitulah kata mas nya yang jaga sambil ngantuk-ngantuk jam3pagi di ketok 2mas-mas dan 1 mbak2.. “ada temennya yg laen kok Mas, kita pake 2 kamar” he.he.. dapet juga kami tempat istirahat yang nyaman.

Tumpang-Pos Pertigaan (aduh namanya apa lupa). pemandangannya bagus, nyari2 tempat beli karcis masuk TNBT (Taman Nasional Bromo Tengger) nggak ketemu. ya sudahlah terus saja.. sampai pos pertigaan Ranupane Bromo, hmm.. kami ke Ranupane dulu deh, masih pagi ini. Perjalanan Malang-Tumpang-pertigaan cuma 2jam (kira2 ya). Ranupane sepi, maklum Semeru sedang ditutup. melepas lelah sebentar, liat2 pemandangan, kembali ke pertigaan dan ke arah lautan pasir Bromo.

Sebelum lautan pasir, kami melewati padang rumput yang wow! Tentunya sesi poto-poti (*isitilahmu tak pinjem Din). Barulah melewati lautan pasir dan kemudian ketemu kaki Gunung Bromo (“G” di kata gunung musti kapital, karena diikuti kata Bromo–halah). Perjalanan ini menyita waktu cukup lama, bukan karena becaknya nggak bisa lewat pasir, tp karena pot-poti itu tadi.

p10706191

Setelah puas muter2 di lautan pasir dan ngabisin batre, kami naik ke Cemoro Lawang, untung boleh naek, terakhir denger2 ini rada nggak bersahabat dengan mobil pribadi, banyak temen yang nggak bisa turun ke lautan pasir gara2 dicegat petugas di Cemorolawang. Sebenrnya sempet booking hotel di Cemorolawang, tapi sampai sana ditawari rumah penduduk untuk jadi tempat menginap, lebih murah brur… he..he.. otak mahasiswa tentunya tau pilihan yang ana yang cucok.

Aernya dingin sekali. Mandi? hmm.. nggak deh, besok aja.. he..he.. sukses dapet tempat menginap, kami teruskan mencari informasi tentang pananjakan, tempat melihat sunrise yang bagus di sebelah timu Bromo. Harus menggunakan jip official (sial). Mahal! Karena nggak tau rutenya (yang katanya berbahaya kalau dengan kendaraan pribadi). Padahal becakku kan 4×4 juga, ban MT, tinggi pulak. arhg.. kalo inget ini sebel.

Esok paginya, jam4 berangkat ke Penanjakan, buset, tenryata rutenya turun dulu ke lautan pasir, (ini kemaren saya juga kesini kali!!!). Kemudia menanjak dengan jalan aspal yang ok, wah ini xenia juga naek. Beneran kan, sesampainya di atas, rame banget, yang parkir ada Xenia, ternyata mereka naek dari arah Pasuruan. Sial. tau gitu nginep di lautan pasir aja, toh doome (tenda) sudah tersedia. Argh!!!

Matahari terbit seperti biasanya dari timur, bukan dari barat. sayangnya awan lumayan, jadi pemandangan kurang ok, dan kalo mau poto-poti banyak orang. Saran: tunggu agak siang, setelah orang2 turun ke lautan pasir dan Bromo, tempat sepi, Bromo Batok Semeru keliatan jelas, poto-poti deh sepuasnya.

Kami langsung saja kembali ke Cemorolawang, nggak mampir ke Gn. Bromo dul seperti wisatawan yang laen, pundung.. he..he.. nggak kok, tp kami sekalian check out dr rumah, bawa turun beck baru ke Bromo dan langsung ke Tumpang lagi.

Malang, di kota ini kami bertemu dengan teman lama, yang kemudian dilajutkan dengan berjalan-jalan ke TamanSafari dengan kaca becak yang penuh debu, jadi deh fotonya blur.. he..he..

yup begitulah.. lumayan..😀

*sebenernya banyak fotonya, liat di sini aja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s